Melliza Here :) !!

berkilaulah tersenyumlah sambut pagi yang cerah ..... berkilaulah jangan gundah hidup kan semakin indah ..... berkilaulah tersenyumlah sambut pagi yang cerah ..... berkilaulah percayalah hidup kan semakin indah ..... .

Taaruf Dalam Islam

Taaruf adalah kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan bertatap muka, atau main/bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya. Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh. Taaruf bisa juga dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke jenjang khitbah - taaruf dengan mempertemukan yang hendak dijodohkan dengan maksud agar saling mengenal.
Sebagai sarana yang objektif dalam melakukan pengenalan dan pendekatan, taaruf sangat berbeda dengan pacaran. Taaruf secara syar`i memang diperintahkan oleh Rasulullah SAW bagi pasangan yang ingin nikah. Perbedaan hakiki antara pacaran dengan ta’aruf adalah dari segi tujuan dan manfaat. Jika tujuan pacaran lebih kepada kenikmatan sesaat, zina, dan maksiat. Taaruf jelas sekali tujuannya yaitu untuk mengetahui kriteria calon pasangan.
 Perbedaan taaruf dengan pacaran

   Dalam pacaran, mengenal dan mengetahui hal-hal tertentu calon pasangan dilakukan dengan cara yang sama sekali tidak memenuhi kriteria sebuah pengenalan. Ibarat seorang yang ingin membeli mobil second, tapi tidak melakukan pemeriksaan, dia cuma memegang atau mengelus mobil itu tanpa pernah tahu kondisi mesinnya. Bahkan dia tidak menyalakan mesin atau membuka kap mesinnya. Bagaimana mungkin dia bisa tahu kelemahan dan kelebihan mobil itu.
  Sedangkan taaruf adalah seperti seorang montir mobil yang ahli memeriksa mesin, sistem kemudi, sistem rem, sistem lampu dan elektrik, roda dan sebagainya. Bila ternyata cocok, maka barulah dia melakukan tawar-menawar. Ketika melakukan taaruf, seseorang baik pihak pria atau wanita berhak untuk bertanya yang mendetil, seperti tentang penyakit, kebiasaan buruk dan baik, sifat dan lainnya. Kedua belah pihak harus jujur dalam menyampaikannya. Karena bila tidak jujur, bisa berakibat fatal nantinya. Namun secara teknis, untuk melakukan pengecekan, calon pembeli tidak pernah boleh untuk membawa pergi mobil itu sendiri.

Proses taaruf

Dalam upaya ta’aruf dengan calon pasangan, pihak pria dan wanita dipersilakan menanyakan apa saja yang kira-kira terkait dengan kepentingan masing-masing nanti selama mengarungi kehidupan. Tapi tentu saja semua itu harus dilakukan dengan adab dan etikanya. Tidak boleh dilakukan cuma berdua saja. Harus ada yang mendampingi dan yang utama adalah wali atau keluarganya. Jadi, taaruf bukanlah bermesraan berdua, tapi lebih kepada pembicaraan yang bersifat realistis untuk mempersiapkan sebuah perjalanan panjang berdua.

Tujuan taaruf

Taaruf adalah media syar`i yang dapat digunakan untuk melakukan pengenalan terhadap calon pasangan. Sisi yang dijadikan pengenalan tidak hanya terkait dengan data global, melainkan juga termasuk hal-hal kecil yang menurut masing-masing pihak cukup penting. Misalnya masalah kecantikan calon istri, dibolehkan untuk melihat langsung wajahnya dengan cara yang seksama, bukan cuma sekedar curi-curi pandang atau ngintip fotonya. Justru Islam telah memerintahkan seorang calon suami untuk mendatangi calon istrinya secara langsung face to face, bukan melalui media foto, lukisan atau video.
Karena pada hakikatnya wajah seorang wanita itu bukan aurat, jadi tidak ada salahnya untuk dilihat. Khusus dalam kasus taaruf, yang namanya melihat wajah itu bukan cuma melirik-melirik sekilas, tapi kalau perlu dipelototi dengan seksama. Periksalah apakah ada jerawat numpang tumbuh di sana. Begitu juga dia boleh meminta diperlihatkan kedua telapak tangan calon istrinya. Juga bukan melihat sekilas, tapi melihat dengan seksama. Karena telapak tangan wanita bukanlah termasuk aurat.

Manfaat Taaruf
   Selain urusan melihat fisik, taaruf juga harus menghasilkan data yang berkaitan dengan sikap, perilaku, pengalaman, cara kehidupan dan lain-lainnya. Hanya semua itu harus dilakukan dengan cara yang benar dan dalam koridor syariat Islam. Minimal harus ditemani orang lain baik dari keluarga calon istri atau dari calon suami. Sehingga tidak dibenarkan untuk pergi jalan-jalan berdua, nonton, boncengan, kencan, nge-date dan seterusnya dengan menggunakan alasan taaruf. Janganlah ta`aruf menjadi pacaran, sehingga tidak terjadi khalwat dan ikhtilath antara pasangan yang belum jadi suami-istri ini.
SEMOGA BERMANFAAT

note : semua kembali pada individu mana yang mau di pilih , mau taaruf atau melalui proses pacaran... yang terpenting niatnya baik dan tulus, bisa mempertanggungjawabkan jalan apa yang di pilihnya kepada ALLAH dan tidak melanggar norma norma.

... is just…


Hi Mommy...!!!
Aku memang hanya 3/4 inci saja panjangnya...
Tapi aku sudah punya seluruh organ tubuh...
Aku suka suaramu...
Setiap kali aku mendengarnya, aku pasti menggoyangkan tangan dan kakiku...
Suara detak jantungmu adalah lagu kesukaanku...

Month Two

Mommy...
Hari ini aku belajar menghisap jariku...
Bila kamu bisa melihatku...
Mom pasti tau kalau aku adalah bayimu...
Aku memang belum cukup besar tuk hidup di luar...
Betapa nyaman dan hangat di dalam sini, Mom...

Month Three

Tahukah kamu Mom...???
Aku anak perempuan atau laki-laki...?
Aku harap Mommy bahagia karenanya...
Aku selalu berharap Mommy selalu bahagia...
Karena bila kamu sedih...
Akupun ikut sedih...
& aku pun ikut menangis walaupun Mommy tidak bisa mendengarnya...

Month Four

Mommy...
Rambutku mulai tumbuh...
Memang masih pendek dan halus tapi akan tumbuh banyak sekali...
Aku telah berlatih lama sekali...
Sehingga aku bisa menengok, melipat dan merenggangkan kaki dan tangan-tanganku...
Aku menjadi ahli dalam hal-hal itu...

Month Five

Kamu pergi ke dokter hari ini...
Tapi Mom, dia bohong kepadamu...
Dia bilang kalau aku tak ada...
TAPI AKU ADA...!!! MOM... DENGARLAH AKU... AKU BAYIMU...
Mommy, apa itu ABORSI...???

Month Six

Aku bisa mendengar dokter itu lagi...
Aku tidak suka dia...
Dia sangat tidak berperasaan...
Sesuatu datang mengancam rumahku...
Dokter-dokter itu bilang itu jarum...
Mommy apa itu...??? TOLONG...AKU TERBAKAR...!!!
TOLONG HENTIKAN DIA...!!!
AKU TIDAK BiSA MELAWANNYA...!!!
MOMMY...!!! TOLONG...!!!

Month Seven

Mommy...
Aku baik-baik saja...
Aku sudah bersama TUHAN...
DIA MEMEGANG TANGANKU...
Dan Dia telah memberitahuku apa itu aborsi...
Mengapa kamu tidak menginginkanku, Mommy...???

Every abortion is just…

Satu jantung LAGI yang berhenti berdetak...
Dua mata yang tidak dapat LAGI melihat dunia...
Dua tangan LAGI yang tidak akan pernah memegang...
Dua kaki LAGI yang tidak akan pernah bisa berlari dan berjalan...
Satu mulut LAGI yang tidak akan pernah bisa berbicara...